![]() |
| ig : fg_kuningan |
KUNINGAN, (VOX) – Ketua Panitia Tour de Linggarjati (TdL) ke-8 tahun 2025, dr. Yanuar Firdaus Sukardi, M.KM., memastikan pelaksanaan event berlangsung sukses meski diwarnai sejumlah insiden. Dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025), ia menegaskan bahwa faktor utama kecelakaan bukanlah kondisi jalan, melainkan kesiapan fisik atlet.
Kesiapan Atlet Jadi Faktor Dominan
“Banyaknya insiden lebih karena faktor kesiapan fisik atlet. Dari sisi jalan, semua jalur sudah diperhitungkan aman oleh tim teknis. Jadi, bukan masalah infrastruktur,” ujar dr. Yanuar.
Berdasarkan catatan panitia, selama dua hari penyelenggaraan, terdapat total 63 insiden yang seluruhnya tertangani baik oleh tim medis.
![]() |
| ig : fg_kuningan |
Peserta Mancanegara Batal Hadir
Dr. Yanuar juga menjelaskan soal minimnya peserta asal Eropa dan Australia pada edisi tahun ini. Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi kondisi global yang tidak stabil.
“Secara jujur, banyak tim asing yang awalnya berminat, bahkan sudah siap berangkat. Tapi karena situasi global mulai dari ekonomi, geopolitik, sampai isu demo beberapa waktu lalu mereka membatalkan keberangkatan di menit-menit terakhir. Meski begitu, tetap ada 39 pembalap asing yang hadir, terutama dari Malaysia, Iran, dan Singapura,” jelasnya.
Meski ada pembatalan dari tim luar negeri, jumlah peserta TdL 2025 tetap memecahkan rekor. “Total ada 375 pembalap, jumlah terbanyak sepanjang sejarah TdL sejak pertama kali digelar,” ungkap dr. Yanuar.
![]() |
| Peserta Asal Iran, ig: mank_dony |
Dibiayai Sponsor, Tanpa APBD dan APBN
Dari sisi pembiayaan, dr. Yanuar menegaskan bahwa TdL 2025 terlaksana tanpa anggaran pemerintah. “Kegiatan ini tidak menggunakan APBD maupun APBN. Semua murni berkat dukungan sponsor, terutama Bapak Andi Gani Nena Wea melalui PT Ajaib Group, serta dukungan penuh Bupati Kuningan dan Forkopimda,” katanya.
Ia menambahkan, esensi utama dari TdL bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga strategi membangun citra Kuningan sebagai destinasi sport tourism. “Dengan tema Raga Sehat, Alam Terawat, Kuningan Melesat, kami ingin TdL menjadi ikon kebanggaan masyarakat dan daya tarik wisata kelas internasional,” tutupnya.
.RedVox









.jpg)



.jpg)

